nyamuk-demam-berdarah
Nyamuk Demam Berdarah – Bumbu Bangkit (foto:freepik)

BumbuBangkit.com – Di tengah kasus virus corona yang sedang diperhatikan di Indonesia, kasus demam berdarah (DBD) meningkat di beberapa daerah. Kementrian Kesehatan mencatat jumlah pasien DBD telah mencapai 17.820 orang sejak Januari hingga Rabu, 11 Maret 2020. Meski lebih rendah dari tahun lalu, kita harus tetap waspada dengan melakukan pencegahan.

Lampung menjadi provinsi dengan jumlah kasus DBD tertinggi yaitu 3.423 orang, sedangkan jumlah korban meninggal paling banyak terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan 32 orang. Dari laporan ini, Pemerintah menghimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjangkit DBD, dan tidak hanya terfokus pada kasus virus corona.

Meski bisa terjadi kapan saja, kemungkinan penyakit demam berdarah memang meningkat pada musim hujan. Apalagi jika terjadi banjir, maka berbagai penyakit bisa datang mengancam, termasuk penyakit demam berdarah.

(baca : Waspada Penyakit Pasca Banjir! Ini Cara Mengobatinya)

Pemerintah sendiri melalui Kementrian Kesehatan selalu menghimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan demi terhindar dari penyakit demam berdarah. Kita bisa melakukan upaya PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3M Plus berikut :

psn-3mplus-demam-berdarah
PSN 3M Plus
  1. Menguras. Membersihkan/menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, toren air, drum, dan tempat penampungan air lainnya. Membersihkan tempat air ini bertujuan untuk membuang telur nyamuk yang bisa menempel pada permukaan.
  2. Menutup. Semua tempat penampungan air harus ditutup agar nyamuk tidak bertelur pada permukaan air. Menutup juga memiliki arti untuk mengubur barang yang tidak digunakan di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.
  3. Memanfaatkan kembali. Daripada menumpuk dan tidak terpakai, lebih baik untuk mendaur ulang barang-barang tersebut, karena berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Setelah 3M, lakukan juga tindakan Plus untuk memaksimalkan pencegahan DBD dengan upaya tambahan berikut :

  • Menggunakan obat anti nyamuk
  • Menanam tanaman dengan aroma yang tidak disukai nyamuk
  • Masukkan pakaian bekas pakai pada wadah tertutup
  • Periksa tempat penampungan air
  • Gotong royong membersihkan lingkungan
  • Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar

Tindakan lain dengan fokus utama untuk kebersihan lingkungan bisa dilakukan dalam pencegahan demam berdarah. Langkah pencegahan lain seperti fogging juga bisa dilakukan. Upaya masyarakat sangat penting dalam pencegahan penyakit DBD ini agar tidak semakin meningkat.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *